Tampilkan postingan dengan label Penyebab Anak Autis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyebab Anak Autis. Tampilkan semua postingan

Amankah Anak Autis Mengkonsumsi Minuman atau Makanan Manis?

Tak hanya anak autis, anak - anak cenderung lebih mudah membakar kalorinya dibandingkan orang dewasa, namun juga perlu diperhatikan dan diwaspadai efek negatif bila mengkonsumsi berlebihan minuman atau makanan manis. Bahasan minuman atau makanan manis kali ini adalah berhubungan dengan bahan pemanis yang umum di pakai masyarakat yaitu gula. Dari sekian banyak jenis gula, ternyata gula pasir adalah jenis gula paling banyak yang digunakan sebagai pemanis pada minuman atau makanan.

Gula pasir atau gula granulasi adalah kristal - kristal gula berukuran kecil yang pada umumnya dijumpai dan digunakan di rumah. Pasir/granulated, jenis gula inilah yang seringkali dipahami sebagai “gula”. Gula pasir diperoleh dari hasil kristalisasi cairan tebu dengan tekstur halus dan warna putih seperti kertas. Gula pasir merupakan gula yang serbaguna dapat dipakai sebagai bahan pemanis, penambah cita rasa dalam berbagai jenis masakan mulai dari kue, minuman, hingga oseng - oseng.

Pada persoalan minuman atau makanan manis, masih sering dikuatirkan berulang - ulang oleh Bunda yang memiliki anak dengan ciri ciri anak autis adalah dilarangnya anak autis mengkonsumsi minuman atau makanan manis, kata mereka bahwa gula adalah penyebab anak autis mereka menjadi sulit disembuhkan. Namun kenyataannya hingga hari ini, belum ada hasil penelitian yang menjelaskan bahwa gula penyebab anak autis sulit disembuhkan, juga belum ada penelitian yang konsisten menyebutkan bahwa konsumsi gula akan membuat anak lebih hiperaktif.

Asupan nutrisi bagi tubuh harus dikelola, diatur. Itulah pentingnya manajemen nutrisi, manajemen bukan sekedar mengatur seberapa besar kalori yang aman, seberapa banyak porsi makan. Namun juga perlu memperhatikan mudah tidaknya reaksi kimia yang dihasilkan nutrisi tersebut bagi tubuh, bagaimana efek nutrisi itu bagi koloni lain yang hidup di dalam tubuh manusia. Sekedar mengatur jumlah porsi yang dikonsumsi tapi tak dapat menimbulkan reaksi positif bagi sel - sel tubuh maka sama dengan menumpuk sampah yang justru berbahaya bagi tubuh. Perlu diperhatikan mengkonsumsi gula berlebihan bagi siapa saja, tidak hanya bagi anak autis akan memberikan efek negatif bagi tubuh. Gula juga bukan faktor tunggal yang mempengaruhi perilaku anak menjadi lebih hiperaktif, apalagi adanya pendapat bahwa gula adalah faktor penyebab anak autis sulit disembuhkan.

Gula Sumber Energi, Juga Bisa Jadi Sumber Masalah

Gula pada umumnya digunakan sebagai sebutan lain untuk sakarosa. Secara kimiawi gula identik dengan karbohidrat. Karbohidrat adalah salah satu jenis sumber energi makro yang dibutuhkan oleh tubuh. Sumber energi atau tenaga manusia yang utama berasal dari makanan. Rata rata tubuh manusia zaman now mengambil sumber tenaga dari sebagian besar karbohidrat, tak terkecuali anak normal maupun anak berkebutuhan khusus, seperti anak autis, down syndrome, dan lain - lain. Karbohidrat atau gula dibutuhkan sebagai bahan bakar metabolisme tubuh, namun tubuh manusia juga bisa menggunakan lemak sebagai bahan bakar energi untuk aktivitas sehari - hari. Beberapa organ tubuh membutuhkan gula sebagai sumber energi dan tak bisa digantikan dengan lemak seperti otak, retina mata, sebagian ginjal dan sel - sel darah merah. Umumnya gula tersebut diambilkan dari karbohidrat. Namun organ liver dan hati manusia bisa memproduksi gula dari protein dan lemak, sehingga tidak masalah kalau tidak mengkonsumsi karbohidrat sama sekali.

Masalahnya apakah baik mengambil sumber tenaga dari gula?, pertanyaan ini bukan hanya bagi anak dengan ciri ciri anak autis, melainkan bagi semua tubuh manusia. Ternyata mengkonsumsi gula berlebihan sejak usia dini menjadikan anak lebih aktif dan juga memberikan efek - efek yang lain.
Asupan gula berlebih yang ada pada minuman atau makanan manis dan masuk pada tubuh anak akan memicu peningkatan kadar gula dalam darah dengan cepat, meskipun tidak akan lama. Naiknya gula darah yang dialami oleh anak - anak akan memberikan dorongan energi yang besar dan membuat anak menjadi kesulitan untuk memfokuskan perhatian, mereka menjadi mudah marah, gelisah, cemas dan, pada banyak kasus, mereka tak bisa dikendalikan. Terkadang hal ini dianggap sebagai seorang anak hiperaktif, padahal belum tentu.

Konsumsi gula menyebabkan tingkat gula darah meningkat dan jumlah kalori berlebihan, maka tubuh bereaksi dengan bekerja keras untuk mengatasi peningkatan hormon kortisol dan adrenalin. Hormon yang menyuplai energi bagi tubuh untuk mengatasi tekanan, memberikan anak sejumlah besar energi. Kelebihan energi inilah yang harus disalurkan dengan tepat melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan mereka seperti olah raga, bernyanyi, dan lain sebagainya sebab mereka belum mampu mengontrol timbunan energi ini. Daripada Bunda menyalahkan gula sebagai penyebab anak autis hiperaktif, sebaiknya Bunda lebih dahulu memeriksa lingkungan sekitar, salah satunya adalah faktor yang menyebabkan anak menjadi overstimulasi seperti konsumsi gula berlebihan, seberapa tepat menu makanan untuk anak autis, kurang atau tidak partisipasi dan arahan orang tua untuk menyalurkan kelebihan energi yang tepat dan sebagainya.

Hal lain terjadi sebaliknya, ketika tingkat gula darah seorang anak terlalu rendah, mereka menjadi lamban, mudah bingung dan kalut. Tak jarang beberapa orang tua mengira mereka malas atau mengalami ketidakmampuan belajar.

Sementara itu, pada ciri ciri anak autis dengan leaky gut syndrome (kebocoran mukosa usus) konsumsi jenis gula granulated berlebihan juga akan berdampak pada makin berkembangnya bakteri yang merugikan (bakteri patogen) pada saluran pencernaan mereka. Ketidakseimbangan probiotik siklus bisa menjadi penyebab gangguan fungsi pencernaan tersebut. Sebaiknya periksakan juga anak autis Bunda untuk soal fungsi pencernaan ini, sehingga tidak menyalahkan gula sebagai penyebab anak autis sulit disembuhkan, sedangkan banyak beredar aneka jenis gula yang tentu saja bila dikonsumsi secara tidak berlebihan juga baik untuk membantu fungsi metabolisme tubuh.

Baca yang lebih lengkap: Panduan Minum atau Makan Manis Anak Autis

Jadi, amankah anak autis mengkonsumsi minuman atau makanan manis?, bila tak mengalami gangguan fungsi pencernaan dan dikonsumsi tak berlebihan maka gula tak menjadi masalah.

Penyebab Anak Autis Mengalami Penurunan Fungsi Sistem Kekebalan Tubuh

Penyebab Anak Autis
Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kerja dan fungsi sistem kekebalan tubuh berhubungan dengan sistem tubuh yang lain, begitu juga sebaliknya fungsi sistem tubuh yang lain bekerja bersama dengan sistem kekebalan tubuh sehingga disfungsi pada sistem apapun dapat melemahkan atau menurunkan tingkat kekebalan tubuh. Salah satu diantara banyak penyebab anak autis adalah karena adanya gangguan pada sistem saraf yang mempengaruhi fungsi otak. Gangguan tersebut terjadi akibat hilangnya kemampuan sistem kekebalan tubuh dimana cytokine yang diproduksi dalam darah putih berlebihan sehingga menyebabkan kondisi otak dan sistem saraf yang abnormal.
Penjelasan sederhana, sitokin (cytokine) adalah suatu molekul protein yang dikeluarkan oleh sel ketika diaktifkan oleh antigen. Sitokin terlibat dalam komunikasi sel-sel, bertindak sebagai mediator untuk meningkatkan respon imun melalui interaksi dengan reseptor permukaan sel tertentu pada sel darah putih (leukosit). Protein ini disekresikan oleh sel - sel kekebalan tubuh dan bertindak pada sel lain untuk mengkoordinasikan respon imun yang tepat. Sitokin mempunyai berbagai macam fungsi, namun pada umumnya sitokin bertindak sebagai pengatur pertahanan tubuh untuk melawan hal-hal yang bersifat patogen dan menimbulkan respons inflamasi.
Kerusakan di otak yang mengatur input rangsangan dapat memicu terjadinya gangguan terutama dalam kemampuan berbahasa. Peningkatan kandungan sitokin dalam darah inilah yang sering disebut sebagai salah satu penyebab anak autis.
Memperbaiki fungsi otak hingga sistem saraf adalah sangat penting pada kasus anak autis. Otak adalah bagian tubuh yang membutuhkan zat gizi penting. Kebutuhan tersebut sangat bergantung pada interaksi kompleks antara sistem kekebalan tubuh, kelenjar endokrin dan saluran pencernaan.
Kelenjar endokrin adalah kelenjar yang berada di dalam otak. Fungsi kelenjar endokrin yang utama adalah sebagai pengatur hormon - hormon yang dihasilkan oleh kelenjar lainnya. Di dalam tubuh, kelenjar endokrin akan membentuk suatu sistem yang disebut sistem endokrin.

Hubungan Fungsi Otak dan Saluran Pencernaan Pada Anak Autis

Pertanyaannya, bila sudah dipastikan anak Bunda mengalami ganguan fungsi otak seperti tersebut diatas, mengapa obat untuk anak autis yang diberikan tidak langsung diberikan saja ke otak? ekstrimnya mengapa bukan otak yang langsung disembuhkan? Katanya otak yang sakit, tapi kok mulut yang diberikan obat untuk anak autis tersebut? Singkat kata, penjelasannya begini.

Salah satu penyebab anak autis adalah gangguan fungsi otak akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang disebabkan banyak faktor baik yang terjadi selama masa kehamilan atau pada pertumbuhan setelah dilahirkan. Ada kaitan antara sistem kekebalan tubuh dan saluran pencernaan, dimana urusan makanan, minuman, obat yang diminum adalah dimulai dari mulut. Begitu juga potensi bahan - bahan yang mengandung racun yang tanpa disadari masuk ke dalam tubuh.

Bahan pangan yang kurang sehat, beracun juga termasuk logam berat berpengaruh buruk pada sistem pencernaan, sistem imun tubuh, sistem saraf, dan sistem endokrin. Logam berat dapat mengubah fungsi seluler dan sejumlah proses metabolisme dalam tubuh, termasuk yang berhubungan dengan sistem saraf pusat dan sekitamya. Produksi radikal bebas akibat logam berat tersebut juga mampu mengacaukan jumlah oksigen yang seharusnya dibutuhkan otak, terlebih bila tubuh anak autis tersebut tidak didukung oleh asupan makanan, minuman atau buah yang mengandung antioksidan tinggi.

Fungsi otak yang kacau, mekanisme kerja antibodi tak berjalan sehingga sistem imun salah mengidentifkasi molekul - nolekul yang kompatibel bagi tubuh atau molekul asing (yang tidak kompatibel), akhirnya antibodi salah serang sehingga menimbulkan peradangan pada saluran pencernaan.
Selain itu, efek samping bahan - bahan beracun juga dapat memproduksi jamur berbahaya, yang dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit pencernaan, diantaranya yaitu sindrom iritasi usus besar (irritable bowel syndrome), sembelit yang kronis atau diare. Salah satu racun hasil sampingan ini adalah adanya enzim yang membiarkan jamur tersebut menggali lubang di dinding usus yang dapat mengakibatkan terjadinya keadaan leaky gut (kebocoran mukosa usus). Leaky gut syndrome tanpa sadar juga sering ditemukan sebagai penyebab anak autis atau anak berkebutuhan khusus lainnya.

Racun - racun yang diproduksi oleh jamur ini mengebor lubang - lubang pada dinding usus dan meresap ke dalam aliran darah anak. Substansi racun ini dapat melukai atau merusak sawar darah otak yang dapat menyebabkan hilangnya kesadaran, kemampuan kognitif, kemampuan bicara atau tingkah laku yang sering ditemukan sebagai gejala anak autis.
Sawar darah otak merupakan suatu dinding yang impermeabel. Impermiabel adalah sifat suatu bahan tidak bisa ditembus oleh partikel lain. Bunda bisa bayangkan bila sudah terjadi kerusakan pada dinding ini yang seharusnya tidak rusak. Fungsi sawar darah adalah melindungi otak dari berbagai gangguan yang dapat menyebabkan disfungsi otak.
Bagaimana mengatasinya terganggunya sistem kekebalan tubuh pada anak autis? simak penjelasan yang lebih lengkap pada artikel:
Probiotik untuk Anak Autis Solusi Mengatasi Terganggunya Sistem Kekebalan Tubuh

Demikian uraian singkat apa saja penyebab anak autis sering mengalami penurunan fungsi sistem kekebalan tubuh, yang berhubungan dengan otak dan sistem pencernaan.

Kunci Rahasia Terapi Penanganan Penyebab Anak Autis

Mengatasi Penyebab Anak Autis
Autis pada anak merupakan gangguan perkembangan yang sangat kompleks, yang dapat saja terjadi sejak lahir ataupun saat masa balita. Autis adalah kelainan yang disebabkan oleh gangguan neurobiologis yang mempengaruhi fungsi otak sedemikian rupa, sehingga anak tersebut tidak mampu berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang lain secara tepat dan efektif. Banyak penyebab anak autis yang menjadikan kelainan tersebut bahan kekuatiran tersendiri bagi para orang tua, sebab gangguan autis bisa menyerang siapa saja, tanpa pandang bulu.

Gejala autis pada anak cukup bervariasi, namun yang paling menonjol adalah sikap anak yang cenderung asyik dengan dunianya sendiri, cenderung tidak mempedulikan lingkungan dan orang - orang di sekitarnya, seolah menolak berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Anak autis juga mengalami kesulitan dalam memahami bahasa dan berkomunikasi secara verbal.

Catatan ini tidak akan mengulas tuntas banyaknya faktor kemungkinan penyebab anak autis, Bunda silahkan kumpulkan informasi soal hal tersebut di situs - situs yang lain atau bisa baca salah satu ringkasan penyebab anak autis di sini.

Kunci Rahasia Terapi Anak Autis

Beberapa catatan berikut dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam terapi penanganan anak autis sejak dini.
  1. Autis pada anak dapat terjadi sejak masa kehamilan dan sekitar satu sampai tiga tahun pertama dalam kehidupan mereka. Bagi Bunda yang sedang hamil, jangan anggap remeh masa kehamilan, dengarkan bahasa dari dalam tubuh untuk mencukupi apa saja yang dibutuhkan agar anak yang dilahirkan menjadi sehat mulai dari vitamin, nutrisi hingga olahraga untuk ibu hamil. Faktor mager (malas gerak) lebih sering jadi penghambat.
  2. Memasuki umur 1 - 3 tahun, kunci utama pengamatan gejala autis pada anak (termasuk ciri - ciri anak autis) juga tanda - tanda yang muncul terletak pada orang tua, bukan orang lain. Amati dan catat dengan teliti tumbuh kembang anak seperti perkembangan fisik, kemampuan verbal dan non verbal dan sebagainya. Bandingkan dengan standar tumbuh kembang anak seusianya. Pelajari kemungkinan faktor penyebab anak autis berikut gejalanya dari informasi masukan seperti dari literatur, diskusi, buku atau informasi lain yang ada di internet.
  3. Ketika hasil pengamatan itu, Bunda merasa bahwa anak tersebut menderita kelainan autis, jangan buru buru untuk menyimpulkan sepihak. Tak perlu juga tergesa - gesa memutuskan merk nama obat untuk anak autis termahal yang akan diberikan pada anak tersebut, sebab tidak ada jaminan obat untuk anak autis yang mahal pasti kompatibel bagi tubuhnya. Yang bisa menentukan kompatibel (diterima tubuh) atau tidaknya hanyalah sistem tubuh pada anak autis tersebut.
  4. Bawalah hasil pengamatan dan diagnosa Bunda itu sebagai bahan konsultasi lebih lanjut pada dokter ahli, psikolog dan praktisi yang mendukung hasil diagnosa Bunda untuk dijadikan kesimpulan tetap. Bisa saja gejala yang Bunda amati bukan menunjukkan kelainan autis atau mungkin sebagai gejala anak berkebutuhan khusus lain seperti down syndrome, asperger syndrome, rett syndrome, cerebral palsy pada anak dan lain sebagainya. Bila dibutuhkan hasil pemeriksaan laboratorium, lakukanlah, sebab faktor penyebab anak autis bukan penyebab tunggal, melainkan banyak faktor yang saling berhubungan.
  5. Jangan menciptakan ketergantungan si anak pada obat medis berbahan sintetis, pelajari kembali efek samping negatif obat yang akan ditimbulkan. Sudah bukan jadi rahasia umum bila obat sintetis hanya meredakan sakit sementara, jarang yang menyembuhkan. Terkadang zat aktif yang digunakan dianggap tidak kompatibel oleh sistem tubuh itu sendiri. Meski kemampuan terbatas, jangan menutup diri untuk belajar lebih banyak, terima informasi soal alternatif terapi seperti obat herbal untuk anak autis, penggunaan probiotik untuk anak autis guna memperbaiki sistem metabolisme anak, bagaimana dampaknya bila kekebalan tubuh menurun, bagaimana bila anak autis kekurangan enzim juga hormon, bagaimana bila sistem pencernaan tidak optimal, bagaimana menangani anak autis bila mengalami kerusakan fungsi organ, dan sebagainya. Banyak sekali faktor lain dari penyebab anak autis yang saling berhubungan, terkadang autis hanya dilihat dari satu sisi tanpa pernah mendalami sisi yang lain.
  6. Kupaslah lebih dalam apa sebenarnya makna dari makanan sehat untuk anak autis, pemahaman ini penting karena berhubungan dengan sistem pencernaan anak autis yang rata - rata begitu sensitif. Yang dihadirkan di meja makan apakah pembatasan pola makan, pemberian makanan sehat atau sekadar dilarang makan A, dilarang makan B dan seterusnya yang justru akan berdampak buruk bagi bagian tubuh yang lain? Makanan sehat itu mulai hadir sejak budidaya hingga pengolahan dan disajikan di meja makan. Sepertinya sepele, namun justru hal kecil ini sangat mempengaruhi sistem pencernaan karena bahan pangan dapat tercemar setiap saat baik itu logam berat, radikal bebas, bakteri hingga virus membahayakan yang dapat mempengaruhi kesehatan anak autis yang begitu sensitif.
  7. Keputusan yang terbaik bagi anak terletak pada orang tua, atas dasar hasil konsultasi dan data pemeriksaan yang memang dibutuhkan. Gunakan semua itu sebagai pertimbangan untuk mendapatkan treatment bagi anak yang sesuai, mulai dari jenis terapi, kebutuhan aneka nutrisi makanan untuk anak autis dan sebagainya. Singkatnya, tak ada yang lebih baik daripada Bunda dan keluarga menjalani kehidupan dengan sehat secara fisik maupun mental. Apapun obat yang direkomendasikan pemberi resep atau ratusan solusi bagi penanganan anak autis, tetap saja pilihan untuk mengatasi banyak faktor penyebab anak autis ada pada diri Anda.
Hal yang juga penting adalah menjaga semangat orang tua agar selalu membuat anak autis untuk tumbuh dan berkembang memperbaiki dirinya. Pastikanlah lebih cepat atas pelayanan yang efektif, perawatan dan pendidikan untuk anak autis. Semakin cepat anak tersebut menerima perawatan yang tepat, semakin baik hasil yang didapatkan (meskipun tidak pernah ada kata terlambat untuk meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan). Kemajuan mereka melalui kehidupan mungkin lebih lambat daripada yang lain, tetapi mereka masih dapat hidup bahagia dan produktif dengan dukungan semua pihak yang sesuai.

Semoga catatan Kunci Rahasia Terapi Penanganan Penyebab Anak Autis ini bermanfaat.

Rangkuman Terbaru Penyebab Anak Autis Menurut Para Ahli

Autisme diartikan sebagai kesendirian, yang berarti hidup di dunianya sendiri. Autis pada anak merupakan gangguan tumbuh kembang anak di wilayah area perkembangan seperti gangguan dan keterlambatan dalam bidang kognitif, bahasa, perilaku, komunikasi dan interaksi sosial.
Pada kasus dengan ciri ciri anak autis ringan, autis pada anak melibatkan kesulitan memahami dan berhubungan dengan orang lain, dan kesulitan memahami perspektif orang lain dan emosi. Sedangkan pada kasus yang lebih berat, anak tidak dapat berinteraksi, bersosialisasi dengan orang lain. Salah satu penyebab anak autis adalah terjadinya kerusakan pada sel - sel otak.

Autis pada anak yang tidak terobati, akan menyebabkan terganggunya pengembangan ketrampilan sosial si anak yang efektif dan tidak dapat belajar berbicara dan berperilaku yang tepat saat berhadapan dengan orang lain.

Penyebab Anak Autis

Gangguan autis memiliki banyak penyebab dan penyebab anak autis tersebut tidak berdiri sendiri - sendiri, namun saling berhubungan dan berinteraksi satu sama lain. Banyak faktor - faktor resiko berpengaruh sebagai penyebab anak autis yang disimpulkan banyak ahli antara lain:
  1. Menurut para ahli penyebab anak autis yang pertama adalah faktor keturunan/genetika. Bila dalam suatu keluarga, ayah atau ibu memiliki riwayat menderita autis maka anak yang akan mereka berpeluang besar menderita autis. Hal ini dapat terjadi karena gen dari orang tua penderita autis mampu mempengaruhi perkembangan, pertumbuhan dan pembentukan sel - sel otak anak pada saat dalam kandungan.
  2. Terganggunya tumbuh kembang otak janin selama masa kehamilan akibat serangan penyakit - penyakit berat seperti diabetes kronis, hipertensi, keracunan saat hamil, kelebihan konsumsi obat - obatan sintetis, penggunaan obat psikiatrik atau faktor lain yang mempengaruhi tumbuh kembang otak janin. Hal ini juga bisa dipengaruhi sebelum masa kehamilan.
  3. Terinfeksi serangan virus dan bakteri kelompok TORCH sebelum dan saat memasuki usia kehamilan. Kategori virus TORCH seperti Toxoplasma, Rubella, Cyto Megalo Virus (CMV), Herpes Simplex Virus (HSV). Kelompok virus ini sangat berbahaya sebagai penyebab anak autis karena bisa mempengaruhi tumbuh kembang susunan sel - sel syaraf pusat pada otak janin.
  4. Konsumsi makanan dengan bahan tambah kimia sintetis secara berlebihan seperti penambah rasa, pengawet makanan/minuman, pewarna makanan. Pestisida kimia sintetis yang bisa mengkontaminasi bahan pangan apa saja sejak di lahan, pengiriman hingga saat dimasak. Jadi berhati - hatilah sebelum memasak bahan pangan, pastikan agar terbebas dari pencemaran.
  5. Tubuh keracunan senyawa logam berat, seperti racun arsenik (As) yang terbawa bahan pangan, timbal (Pb) asap kendaraan bermotor, racun merkuri (Hg) dan lain sebagainya. Banyak ahli menyebutkan keracunan logam berat adalah penyebab anak autis terbesar di Indonesia. Kontaminasi logam berat bisa masuk sebelum trisemester pertama kehamilan.
  6. Usia orang tua saat bersalin. Makin tua usia ibu saat bersalin juga berpengaruh sebagai penyebab anak autis.
Masa kehamilan adalah masa penting untuk menjaga janin tumbuh dan berkembang secara sehat, sebab di masa kehamilan beberapa penyebab anak autis dapat saja mempengaruhi kesehatan janin. Salah satu cara mencegahnya adalah memastikan asuapn nutrisi dari aneka menu makanan sehat untuk ibu hamil.

Menu makanan sehat untuk ibu hamil yang dimaksud, yaitu pastikan menu makanan sehari - hari yang disajikan jangan sampai mengandung pestisida/zat kimia sintetis yang berpotensi sebagai penyebab anak autis di usia kehamilan. Artinya perhatikan kualitas bahan makanan yang disajikan, karena lebih baik mencegah daripada mengobati.