Tampilkan postingan dengan label Tanya Jawab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanya Jawab. Tampilkan semua postingan

Apa Saja Perbedaan Terapi Penyembuhan dengan Tanaman Tradisional, Kimia Sintetis dan Probiotik Terbaik?

Sebelum melangkah lebih jauh pada terapi penyembuhan anak autis, down syndrome dan anak berkebutuhan khusus lain dari rumah, berikut adalah beberapa perbedaan karakteristik terapi penyembuhan dengan produk berbasis tanaman tradisional, kimia sintetis hingga terapi dengan probiotik terbaik. Tulisan ini dirangkum dari bebeberapa diskusi yang dikembangkan pada kelas komunitas probiotik.

Karakteristik Terapi Penyembuhan dengan Tanaman Tradisional

Produk bisa berbentuk kapsul, tepung, serbuk atau minuman jamu tradisional yang menggunakan bahan baku tanaman tradisional. Berikut adalah beberapa karakteristiknya:
  1. Seberapapun jumlahnya produk ini adalah benda mati, tak bisa berpindah tempat sendiri, apalagi bergabung pada reaksi kimia secepat kilat tanpa bantuan media lain.
  2. Karena berbahan alam maka efek reaksi berlangsung lambat.
  3. Tidak dapat menyembuhkan penyakit dari akarnya (hanya menekan penyakit).
  4. Hanya baik dikonsumsi untuk reaksi pencegahan penyakit dan pemulihan kesehatan (sumber nutrisi).
  5. Bila berlebihan dan kondisi tubuh tak mampu mengolahnya maka berpotensi terjadi penumpukan sampah hingga racun.
  6. Juga dapat memicu terjadinya alergi.

Karakteristik Terapi Penyembuhan dengan Produk Berbasis Kimia Sintetis

Produk dimaksud bisa berbentuk tablet dan lainnya yang berbahan baku kimia sintetis. Berikut adalah beberapa karakteristiknya:
  1. Juga merupakan benda mati.
  2. Efek reaksi cepat, namun berpotensi melemahkan bagian organ tubuh yang lain, apalagi dipakai dalam jangka waktu lama.
  3. Tidak dapat menyembuhkan penyakit dari akarnya (hanya menekan penyakit).
  4. Cocok untuk meredakan rasa sakit sementara saja, tidak sampai pada pengurangan penyebab sakit.
  5. Bila tidak cocok bisa menimbulkan efek samping negatif pada organ tubuh yang lain, seperti iritasi lambung dan hati, rusaknya ginjal, lemak darah dan lainnya.
  6. Cocok bagi penyakit - penyakit yang membutuhkan penanganan segera, karena reaksinya yang cepat.
  7. Terapannya bersifat pendekatan uji coba, bila obatnya tepat penyakit akan hilang dan bila tidak bisa menjadi racun yang menumpuk.

Karakteristik Terapi Penyembuhan dengan Produk Probiotik Terbaik

Produk dimaksud bisa berbentuk kapsul probiotik, minuman fermentasi tradisional dan makanan yang mengandung probiotik siklus. Berikut adalah beberapa karakteristiknya:
  1. Seberapapun jumlahnya ini adalah makhluk hidup dalam kondisi pingsan. begitu masuk ke dalam tubuh ia akan mudah berpindah tempat dan bergabung pada reaksi kimia secepat kilat tanpa bantuan media lain.
  2. Dapat dikonsumsi sebagai nutrisi pencegahan, membantu penyembuhan penyakit hingga pemulihan stamina tubuh pasca sakit pada penyakit ringan, sedang dan berat.
  3. Nutrisi probiotik tertentu bereaksi cepat saat digunakan sebagai infus pada penyakit stadium akut tertentu.
  4. Cocok untuk penyembuhan penyakit secara bertahap, karena kemampuannya menuju penyebab sakit dan mitokondria.
  5. Nutrisi probiotik dapat diterapkan tanpa dosis, tinggal sesuaikan saja dengan kemampuan daya beli. Minumlah sesuai anjuran minimal.
  6. Pada stadium level lanjut, meminum nutrisi probiotik berlebihan menimbulkan reaksi healing crisis yang begitu terasa. Untuk stadium lanjut, mulailah minum dengan dosis rendah bertahap ditingkatkan.
  7. Bisa dikonsumsi tanpa perlu membedakan usia mulai dari bayi, anak, remaja, dewasa, ibu hamil, ibu menyusui hingga manula.
Semua keputusan pilihan ada pada Bunda, namun kami hanya menyarankan untuk mengkombinasikan produk - produk berbasis tanaman tradisional yang tepat fungsi dan kegunaan dengan produk berbasis probiotik terbaik, misalnya yang ada pada situs ini. Tentunya aturan konsumsi pun diatur sehingga tidak berlebihan.

Mengenai jenis - jenis makanan yang dapat diberikan silahkan baca pada menu makanan sehat.

Demikian penjelasan singkat perbedaan terapi penyembuhan dengan tanaman tradisional, kimia sintetis dan probiotik terbaik, semoga bermanfaat.

Probiotik untuk Bayi Down Syndrome yang Tepat Diberikan Itu Apa?

Tak dapat dipungkiri namanya orang tua, terkadang kecemasan itu datang pada si buah hati bila tiba - tiba ditemukan ciri - ciri bayi autis, ciri bayi down syndrome atau bahkan hingga anak usia 2 tahun belum bisa bicara. Beberapa Bunda sering masih menanyakan lewat email atau whatsapp, apa probiotik untuk bayi down syndrome yang tepat diberikan?


Sebenarnya jawaban atas pertanyaan itu sudah sering diulas pada situs ini. Tapi baiklah akan kita berikan kembali secara singkat.

Pahami Dahulu Permasalahan Anak

Banyak penyebab down syndrome pada bayi, juga akan banyak permasalahan yang berhubungan dengannya. Oleh karena itu Bunda harus betul - betul cermat mengamati pertumbuhan dan perkembangan si buah hati dengan standar normal yang umum sudah berlaku. Misalnya ditemukan bayi susah bab, bayi susah makan apakah kejadiannya rutin, umur berapa anak bisa bicara, anak 2 tahun belum bisa bicara. Semua dipelajari apa penyebabnya. Berkaitan dengan sebab akibat tersebut, maka asupan nutrisi juga merupakan bagian dari solusi. Sebab nutrisi yang masuk dari makanan - makanan sehat akan membantu menjaga sumber energi bagi probiotik siklus, bila seimbang maka reaksi kimia akan menghasilkan enzim, hormon dan lainnya dengan optimal sesuai yang dibutuhkan tubuh bayi yang berkebutuhan khusus tersebut.

Probiotik untuk Bayi Down Syndrome

Beberapa alternatif probiotik untuk bayi down syndrome, bayi autis dan lainnya dengan usia 0 - 5 tahun antara lain:
  1. Tetes probiotik terbaik Biosiva (isi 30 ml), bisa diberikan saat menyusui bayi, dicampur pada susu dan bubur bayi atau minuman lainnya. Untuk membantu memperbaiki kerusakan atau kelainan kromosom/DNA, penggunaan probiotik Biosiva harus lebih ketat dan teratur tanpa terlewat. Lebih detail silahkan baca kembali tentang probiotik untuk bayi down syndrome Biosiva
  2. Probiotik Autiepro, pada penggunaan pertama kali hingga habis satu botol, Bunda bisa pilih satu diantara varian Autiepro label warna pink atau label kuning atau label ungu. Untuk pembelian produk probiotik Autiepro yang kedua (setelah botol pertama habis) pilih varian yang berbeda dari yang pertama. Dianjurkan membeli yang isi kemasan kecil (isi 100 ml), agar cepat habis dan berganti ke varian lain. Kecuali bila Bunda masih dapat harga promosi probiotik Autiepro kemasan besar sebagai salah satu pertimbangan bertransaksi. Tujuannya agar masing - masing strain yang ada dapat saling melengkapi dan beranak pinak untuk memperkuat keseimbangan siklus dalam tubuh bayi down syndrome.
  3. Berikanlah pada bayi down syndrome secara rutin probiotik Biosiva dan varian Autiepro. Kedua produk probiotik ini dapat dicampurkan pada makanan atau minuman sehat si buah hati.
  4. Perbanyak MPASI untuk bayi down syndrome dengan kategori makanan sehat, hindari makanan dan obat - obatan sintetis serta perbanyak pemberian jus sayur dan buah kategori makanan sehat.
Demikian penjelasan singkat atas pertanyaan probiotik untuk bayi down syndrome yang tepat itu apa. Semoga bermanfaat juga bagi Bunda yang memiki bayi autis hingga anak berkebutuhan khusus lainnya.

Apa Ada Peranan Enzim pada Alergi Makanan yang Mengandung Gluten dan Casein Anak Autis?

Makanan yang Mengandung Gluten dan Casein
Apa saja yang masuk ke mulut, termasuk makanan akan dikunyah kemudian masuk ke kerongkongan lalu berlanjut ke bagian pencernaan lainnya sesuai fungsi masing - masing. Semua proses pencernaan makanan di dalam tubuh melibatkan peranan enzim pencernaan, misalnya enzim pada mulut, enzim pada usus halus. Peranan enzim dalam tubuh akan berbeda - beda sesuai fungsinya masing - masing, termasuk enzim - enzim pencerna makanan yang mengandung gluten juga casein, yang kita kenal dengan nama enzim DPP IV (Dipeptidyl Peptidase IV). Enzim DPP IV (Dipeptidyl Peptidase IV) adalah salah satu enzim yang berperan untuk memecah makanan yang mengandung gluten dan casein, tujuannya agar mudah terserap tubuh.

Walaupun Bunda sudah menerapkan pola makan sehat pada keluarga, namun hal paling utama adalah yang perlu diperhatikan adalah ketercukupan enzim pada sistem pencernaan. Dengan jumlah enzim yang optimal maka sistem pencernaan dapat berfungsi optimal, sehingga tubuh akan mampu menyerap manfaat dari nutrisi dalam makanan yang diberikan. Begitu juga sebaliknya bila enzim pada sistem pencernaan tidak optimal maka ia pun tidak berfungsi dengan baik sehingga akan mengalami kesulitan menyerap nutrisi. Efeknya tentu akan menyebabkan gangguan kesehatan seperti gangguan kebocoran mukosa usus (leaky gut syndrome), alergi, kekuragan gizi hingga malnutrisi.

Mencerna Makanan yang Mengandung Gluten dan Casein

Pada kasus alergi makanan yang mengandung gluten dan casein pada anak autis maupun anak berkebutuhan lain sejenis, sering ditemukan produksi enzim DPP IV (Dipeptidyl Peptidase IV) dan beberapa enzim lain sebagai pendukung jauh dari cukup. Hal ini menyebabkan proses pemecahan protein gluten dan casein menjadi asam amino agar bisa diserap tubuh tidak akan terjadi. Makanan yang mengandung gluten dan casein yang tidak bisa dipecah tersebut tentu tidak dapat diserap tubuh karena masih berbentuk rangkaian beberapa asam amino (peptide) dan ukurannya yang besar. Namun peptide ini sanggup menyelinap melalui lubang - lubang kecil pada mukosa lalu terserap oleh usus dan terbawa aliran darah hingga ke otak. Di otak bila peptide bisa bersatu dengan sel - sel reseptor opiod, mereka akan bereaksi seperti morfin. Peptide yang berasal dari gluten akan menjadi gluteomorphin, sedangkan peptide yang berasal dari kasein akan menjadi caseomorphin. Reaksi kimia tersebut akan dilawan oleh tubuh dalam bentuk gejala alergi pada anak autis yang terlihat dari tubuh.

Selengkapnya tentang: Mekanisme Penyebab Anak Autis Alergi Gluten dan Casein.

Memberikan makanan sehat dan bergizi pada anak autis atau berkebutuhan khusus itu sangat penting, tapi kombinasikan pula dengan makanan atau minuman kaya bakteri yang menguntungkan atau disebut juga minuman probiotik yang bagus agar ketersediaan enzim pada pencernaan selalu terjaga sehingga tubuh mampu menyerap nutrisi yang masuk. Makanan semahal apapun tak akan bermanfaat optimal bila tubuh kekurangan enzim pencernaan yang dibutuhkan. Jaga peranan enzim untuk mencegah alergi makanan yang mengandung gluten dan casein pada anak autis.

Apakah Bisa Memeriksa Tanda Down Syndrome pada Janin?

Tanda Down Syndrome pada Janin
Anak - anak dengan ciri ciri down syndrome juga bisa mengalami permasalahan kesehatan yang berbeda - beda seperti pada orang normal umumnya, berikut juga membutuhkan perawatan medis serta perhatian lebih ekstra. Disamping itu, ciri anak down syndrome juga memiliki keterbelakangan mental serta sering terkena komplikasi penyakit gangguan fungsi organ yang lain. Penyebab anak down syndrome sering terkena komplikasi penyakit lebih karena mereka memiliki kekebalan tubuh yang rendah. Selain manajemen nutrisi dari aneka makanan sehat buat ibu hamil, ada juga salah satu upaya menghindari kelahiran bayi down syndrome yaitu dengan melakukan deteksi dini atau memeriksa ada tidaknya tanda down syndrome pada janin dalam kurun waktu tertentu pada masa kehamilan.

Memantau Sejak Dini Down Syndrome pada Janin

Mencegah down syndrome memang bukan perkara gampang karena penyebab down syndrome adalah kelainan yang terjadi pada tingkat kromosom. Satu - satunya yang bisa dilakukan adalah pemeriksaan kandungan secara dini, memeriksa ada tidaknya tanda - tanda down syndrome pada janin, sebab pencegahan belum bisa dilakukan secara penuh karena kromosom lebih cenderung terbentuk secara alamiah.

Untuk mendapatkan informasi mendalam mengenai kondisi bayi di dalam kandungan, termasuk mempelajari tanda tanda down syndrome pada janin, ada beberapa pemeriksaan yang dapat Bunda jalani guna memantau kelainan yang mungkin terjadi pada bayi dalam kandungan. Beberapa pemeriksaan itu diantaranya adalah sebagai berikut.

Pemeriksaan Ultrasonography (USG) 3 Dimensi

Pada usia kehamilan 11 - 14 minggu atau 3 - 4 bulan, pemeriksaan USG tahap awal dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya kelainan pada janin yang berupa penebalan tulang tengkuk. Apabila penebalan area tulang tengkuk lebih dari 3 mm maka janin dicurigai mengalami down syndrome. Jika tanda down syndrome pada janin positif, maka dilanjutkan pemeriksaan tes darah untuk memastikan kromosom janin adalan positif Trisomi 21 atau tidak.

Pemeriksaan Amniosintesis (Amniocentesis)

Apa yang dimaksud dengan pemeriksaan amniosintesis?, Amniosintesis adalah pemeriksaan mendeteksi terjadinya kelainan kromosom yang dialami bayi, diamna dokter kandungan akan mengambil sedikit cairan ketuban ( kurang lebih 20 cc ) yang mengelilingi janin di dalam rahim yang dipandu hasil pindaian USG agar tidak menyakiti janin yang ada di perut.
Tes Amniosintesis biasanya dilakukan pada saat kehamilan memasuki usia diantara 16 hingga 20 minggu. Hasil pemeriksaan biasanya akan selesai sekitar 3-4 minggu.

Pemeriksaan melalui tes Amniosinteis tidak selalu menemukan kelainan pada bayi, namun amniosintesis dapat mendeteksi sebagian besar kelainan kromosom sebagai tanda down syndrome pada janin yang kerap terjadi.
Yang dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan Amniosintesis, antara lain:
  • Wanita yang berusia 35 tahun atau lebih pada saat melahirkan. Hal ini disebabkan karena anak-anak yang lahir dari wanita berusia 35 tahun atau lebih beresiko mengalami kelainan kromosom semisal bayi down syndrome.
  • Wanita yang sebelumnya memiliki anak yang menderita down syndrome atau kelainan kromosom lainnya.
  • Wanita yang mengetahui jika mereka ataupun suami mereka memiliki keluarga dengan riwayat mengalami kelainan kromosom.
  • Ada banyak alasan lain yang mendasari dilakukannya pemeriksaan ini. Sebaiknya konsultasikanlah dahulu pada dokter kandungan untuk menentukan apakah Bunda memerlukan pemeriksaan ini atau tidak.
Silahkan baca juga: Ciri Ciri Bayi Down Syndrome dan Penyebab Down Syndrome.

Itulah jawaban dari pertanyaan soal pemeriksaan untuk mendeteksi tanda tanda down syndrome pada janin.