Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan

Sangat Penting untuk Jaga Suhu Normal Tubuh Anak Tetap Hangat

Bila sekedar membeli Autiepro, lalu konsumsi rutin probiotik untuk anak autis ini dari hari ke hari adalah kegiatan yang mudah. Namun bukan sekedar itu saja dalam tiap masa terapi penanganan anak autis dari rumah atau anak - anak berkebutuhan khusus lain seperti anak down syndrome, anak lambat bicara, cerebral palsy, dan lainnya. Ada banyak hal lain yang mengacu pada konsep perawatan kesehatan tubuh secara alami yang juga perlu diperhatikan selain faktor makanan, gaya hidup termasuk menjaga suhu normal tubuh anak tetap hangat adalah bagian dari mengembalikan atau menjaga sistem kekebalan tubuh.

Melatih dan mengubah kebiasaan anak agar selalu terbiasa bernapas dengan hidung (silahkan baca kembali) juga berhubungan dengan menjaga suhu normal tubuh anak. Efek positifnya secara singkat adalah untuk keseimbangan probiotik siklus, meningkatkan kesehatan sistem pencernaan hingga koordinasi sistem syaraf di otak. Namun ada baiknya kita simak penjelasan dari sesi kelas komunitas probiotik di situs ini.
Suhu normal tubuh manusia dapat bervariasi berdasarkan kelompok usia, rata - rata berkisar diantara rentang 36 - 38,5 derajat celcius.

Efek Penurunan Suhu Tubuh Anak

Biasanya pola makan, aturan menu makanan menjadi fokus utama Bunda dalam tiap terapi penanganan anak autis atau anak berkebutuhan khusus. Namun perlu diingat bahwa anak - anak berkebutuhan khusus memiliki persoalan yang kompleks, sehingga pendekatan terapi pengananan mereka juga perlu dari sisi lain seperti gaya hidup, pola hidup sehat dan sebagainya. Tujuannya adalah mengembalikan dan menjaga sistem kekebalan tubuh yang berdampak pada kesehatan sistem tubuh secara keseluruhan.
  • Efek penurunan suhu tubuh menyebabkan jenis bakteri residen (yang menetap), yang ada di usus akan mengikat sel darah putih, sel darah putih tidak dapat membunuh kuman, tidak dapat mencerna kuman. Justru sebaliknya sel - sel tersebut ditumpangi kuman dan berubah fungsi menjadi penyalur kuman. Kuman yang telah mengikat sel darah putih akan menyebar ke sel - sel, mengalir ke seluruh tubuh melalui darah, otak dan seterusnya hingga mengakibatkan sesuatu yang membahayakan.
  • Bila suhu tubuh menurun, usus pun menjadi dingin sehingga tidak akan dapat melakukan pencernaan yang seharusnya. Akibatnya sel darah akan kekurangan nutrisi sehingga kekuatan pencernaan sel darah akan menurun.
  • Usus yang dingin akan merusak sistem produksi darah di dalam usus, sehingga dapat menyebabkan penurunan sistem kekebalan tubuh hingga munculnya penyakit baru yang sulit disembuhkan.

Hubungan Penurunan Suhu Tubuh dan Otak

Dalam terapi penanganan anak autis dari rumah sendiri, juga perlu mendapat perhatian lebih dari Bunda adalah bagaimana cara meningkatkan daya ingat otak dan konsentrasi anak autis. Mengapa?, sebab otak merupakan organ penting bagi tubuh. Sementara otak dan usus pun berhubungan. Suhu tubuh turun yang diikuti dengan usus yang dingin dapat menyebabkan gangguan pada otak seperti halusinasi pikiran, depresi, gangguan mental dan lainnya. Usus yang dingin akan merusak organ, menjalar sampai ke sistem (saraf otonom) kemudian menghambat kerja bakteri probiotik yang bersimbiosis dengan sel. Bakteri residen yang ada di usus akan mengikat sel darah, lalu bergabung dengan kuman - kuman yang ada di jaringan syaraf otak kemudian menghambat kerja bakteri - bakteri probiotik untuk melakukan perlawanan. Suhu dingin pun merusak hormon - hormon transmiter yang ada di otak seperi adrenalin, katekolamin, dopamin, serotonin dan lainnya. Sebab hormon transmiter syaraf di usus dan hormon transmiter syaraf di otak adalah sama.

Apabila terjadi gangguan di usus, seperti suhu dingin maka akan terjadi kekacauan hormon di usus, lalu keseimbangan transmiter syaraf di dalam jaringan akan kacau. Lambat laun akan sampai ke otak, lalu akan muncur berbagai macam bentuk gangguan sistem syaraf, penurunan daya ingat otak dan konsentrasi.

Probiotik Autiepro untuk Kesehatan Fungsi Otak

Memberikan probiotik untuk anak autis Autiepro Pyrus (label kemasan warna hijau), Autiepro Grapey adalah salah satu cara meningkatkan kinerja otak, mengembalikan kesehatan otak anak autis dan anak berkebutuhan khusus secara bertahap. Probiotik dari luar tubuh yang diberikan akan membantu mengembalikan pasokan oksigen bersih bagi bakteri - bakteri residen yang ada di sel - sel otak yang sebelumnya telah diambil alih oleh kuman dan virus yang merugikan. Selain sebagai makanan yang baik bagi otak anak autis, konsumsi probiotik Autiepro juga mengembalikan kesehatan fungsi sistem pencernaan.

Fungsi otak, fungsi pankreas, semua sistem jaringan di dalam tubuh serta fungsi khusus lain pada sel adalah diatur oleh bakteri - bakteri probiotik yang bersimbiosis di dalam sel. Oleh karena itu apabila tercemar oleh kuman, virus atau bakteri lain yang merugikan maka fungsi - fungsi normal sel tersebut akan terganggu.

Demikianlah, sangat penting untuk jaga suhu normal tubuh anak tetap hangat.

Bernapas dengan Hidung Membantu Terapi Penyembuhan Anak Autis

Pernapasan adalah metabolisme energi, energi begitu penting bagi aktivitas kehidupan. Dengan demikian maka pernapasan juga sangat penting untuk memelihara kehidupan. Bila energi tak keluar maka putaran kehidupan tak dapat berjalan. Tanpa disadari jutaan tahun lalu turun temurun hingga kini ketika manusia berbicara maka udara pasti keluar dari mulut. Lain lagi pada bayi menyusui, maka ia bernapas dengan hidung. Ketika usia 2 sampai 3 tahun sudah tidak menyusu ibu, maka kebiasan bernapas dengan hidung lambat laun hilang dan berganti dengan kebiasan bernapas lewat mulutnya.

Diberi kelebihan dapat berbicara pada manusia, tanpa disadari berbicara dan bernapas melalui mulut menyebabkan muncul banyak penyakit yang hanya ditemukan pada manusia dan tak diketahui penyebabnya.
Bernapas dengan mulut merupakan awal munculnya berbagai jenis penyakit. Udara kita makin kotor. Polusi yang dihasilkan oleh asap kendaraan, bahan - bahan kimia berbahaya yang masuk ke dalam mulut, organ pernapasan lalu masuk ke dalam tubuh membuat tubuh kita dihinggapi banyak sekali kuman hingga bakteri yang merugikan.

Tak hanya dengan pola makan yang sehat, konsumsi rutin probiotik untuk anak autis, gaya hidup sehat pun sangat membantu terapi penyembuhan anak autis atau anak berkebutuhan khusus yang sedang Bunda lakukan. Mengubah kebiasaan cara bernapas dari mulut menjadi bernapas dengan hidung adalah sangat membantu terapi penyembuhan tersebut. Bernapas dengan mulut memperlemah daya kekebalan tubuh, sebab daya kekebalan tubuh memiliki hubungan erat dengan kuman yang ada di dalam mulut dan cara bernapas sehari - hari yang dilakukan.

Sementara bernapas dengan hidung adalah tepat, sebab fungsi pertahanan tubuh dari virus, kuman dan bakteri yang mengambang di udara bebas, yaitu berupa fungsi penjernihan dan fungsi melembabkan hanya ada di hidung, mulut tak memiliki fungsi tersebut. Hidung bekerja menjernihkan udara dan mengatur kelembaban udara yang masuk, sehingga memudahkan manusia menyerap udara bersih yang masuk ke dalam tubuh. Udara yang masuk melalui hidung berputar melalui lubang hidung dan rongga pada tulang sekitar lubang hidung (sinus), serta melewati permukaan berlendir yang dtumbuhi bulu hidung. Udara kemudian disaring oleh cairan berlendir yang mengalir di dalamnya (ingus). Pada ingus dan ludah, banyak mengalir immonoglobulin A (IgA) dan semua kuman, kutu, debu akan terperangkap disini, lalu teralirkan keluar oleh ingus. Meski kuman dapat menembus hidung, sel darah putih yang ada di tonsil yang terletak di pangkal tenggorokan memiliki mekanisme menangkap virus dan kuman lalu melakukan aseptisasi (menghilangkan kuman).

Manfaat Bernapas dengan Hidung

Biasakanlah kembali si buah hati untuk bernapas dengan hidung. Tutup mulut (bibir ketemu bibir) lalu tarik napas lewat hidung pelan pelan. Lakukan rutin untuk membantu terapi penyembuhan anak autis, hiperaktif, down syndrome dan anak berkebutuhan khusus lainnya. Ada beberapa manfaat bernapas dengan hidung bila itu rutin dilakukan, antara lain:
  1. Meningkatkan daya kekebalan tubuh.
  2. Menjaga keseimbangan bakteri yang merugikan dan kuman penyakit. Bila berlebihan secara otomatis akan dibuang.
  3. Meningkatkan persentase sirkulasi oksigen saat pernapasan paru - paru dengan melembabkan udara.
  4. Mengatasi bau napas.
  5. Lebih mengaktifkan otak dan jantung, tentu sistem syaraf otak makin baik bekerjanya.
Demikian penjelasan singkat bernapas dengan hidung membantu terapi penyembuhan anak autis.

Cara Cerdas Merawat Kesehatan Bayi Autis Sejak Dini

Ciri Bayi Autis
Merawat dan membesarkan anak bukanlah sebuah ilmu kedokteran melainkan bagian dari insting alami seorang ibu pada anaknya dan merupakan bagian dari tradisi yang sudah berlangsung turun temurun sejak zaman Nabi Adam. Mengenai pengetahuan soal merawat kesehatan bayi autis dapat diperoleh dari berbagai sumber yang disebut sebagai kemauan belajar dan tak membatasi diri. Dengan demikian yang diharapkan adalah kemampuan menggunakan insting dan rasa yang tepat untuk mengasuh, merawat bayi autis, bayi down down syndrome dan bayi - bayi berkebutuhan khusus lain hingga dewasa kelak.

Merawat kesehatan bayi juga dilakukan dengan penuh kasih sayang dari hari ke hari, misalnya apa yang dilakukan bila ditemukan alergi pada bayi autis, kapan pemberian makanan tambahan bagi bayi autis, bagaimana bila bayi autis mengalami asma dan sebagainya.

Berikut adalah sedikit tips yang dapat dilakukan Bunda untuk memantau perkembangan kesehatan buah hati, silahkan cocokkan dan lingkari beberapa hal berikut:
  • Tidur nyenyak pada malam hari.
  • Kulit terlihat cerah.
  • Tangan dan kaki selalu hangat.
  • Tumbuh kembang karena konsumsi rutin ASI.
  • Tidak kesulitan menggunakan dot.
  • Wajahnya tampak tidak seperti orang melamun.
  • Tidak menangis pada malam hari.
  • Tidur telentang.
  • Tidak menggerutu.
  • Tidak mengalami dermatitis atopi.
Apabila banyak pernyataan tersebut diatas yang Bunda lingkari, maka ciri bayi autis tersebut bisa dianggap sehat. Namun, bila sebaliknya, maka hal tersebut menunjukkan bahwa kesehatan bayi autis Bunda sedang tidak baik.

Sekilas Dermatitis Atopi pada Bayi Autis

Dermatitis atopi merupakan penyakit kulit yang sering ditemukan pada bayi dan anak. Dermatitis atopi adalah radang kulit yang disertai gatal. Kelainan kulit tersebut memiliki ciri ciri berupa bintil - bintil kemerahan, gatal, yang kemudian bila berlangsung lama (kronik), kulit menjadi kering, bersisik, luka-luka atau menebal dan menjadi kehitaman. Daerah yang terkena biasanya di kedua pipi, lekuk siku dan lekuk lutut.

Penyebab dermatitis atopi biasanya karena faktor alergi turunan dalam keluarga. Kelainan kulit juga dapat terjadi karena alergi terhadap makanan seperti susu sapi, telur ayam, ikan laut, kacang-kacangan, dan lain-lain atau terhadap debu, serbuk sari, dan bulu binatang.

Soal susu anak autis yang pelu dibaca:
Gunakanlah cara - cara cerdas merawat kesehatan bayi autis sejak dini untuk memastikan masa depannya yang lebih cerah.

Selain Hormon Endorfin dan Serotonin, Ini Juga Mempengaruhi Terapi Anak Autis di Rumah

Bila mengamati kondisi anak berkebutuhan khusus di rumah yang lagi murung, marah, sedih atau terjadi tantrum pada anak autis, Bunda mana yang tidak kepikiran apalagi hal tersebut terjadi berulang - ulang. Pada fase terapi anak autis di rumah, terkadang persoalan usus, perasaan dan makanan sering terabaikan. Padahal perasaan positif, negatif sangat dipengaruhi oleh hormon - hormon yang dihasilkan berdasarkan reaksi kimia dari kebersihan usus, jenis makanan, pola makan dan perasaan itu sendiri. Masih banyak yang mengabaikan kekuatan hormon kebahagiaan seperti hormon endorfin dan serotonin serta yang lain. Padahal kenyataannya, kekuatan hormon ini sangat mempengaruhi keberadaan mental, psikis dan perkembangan terapi anak autis di rumah setiap harinya.

Rasa Bahagia, Susah Hingga Tantrum pada Anak Autis Tergantung Kesehatan Saluran Pencernaan

Mungkin Bunda mengalami suatu hari pernah mengharapkan sebuah hasil reaksi positif pada tumbuh kembang anak yang menjalani terapi penanganan anak autis atau anak lambat bicara, namun sayang kemajuan tak pernah diraih. Bahkan mengelola nutrisi sudah Bunda tempuh mulai dari menghitung nilai gizi, jenis kalori dari beberapa jenis bahan makanan. Ketika diiberikan pada anak, malah anak tak suka atau bahkan anak suka sekali tapi ketika diamati setelah beberapa waktu tak ada perubahan yang berarti pada tumbuh kembangnya. Ketika memberi “obat” pun tetap nihil, anak masih marah marah, hingga tak berhasil mengatasi tantrum pada anak autis. Sudahkah Bunda mengevaluasi langkah - langkah yang Bunda tempuh itu? Tulisan kali ini hanya singkat, semoga dapat membantu Bunda memecahkan hal tersebut.

Dasar pendekatan bioteknologi ini, sebenarnya telah banyak yang menyampaikan bahwa kesehatan saluran pencernaan sangat berpengaruh signifikan atas emosi seseorang. Anak autis atau anak berkebutuhan khusus yang lain dapat selalu ceria, bahagia, sedih, susah hingga anak sering tantrum juga sangat dipengaruhi kondisi saluran pencernaannya. Berbicara kesehatan saluran pencernaan tentu saja tak bisa lepas dari soal kebersihan usus. Mengapa?

Bila pola makan yang sehat dibiasakan pada anak autis atau anak berkebutuhan khusus maka dipastikan kebersihan dan kesehatan usus terjaga, sebab yang masuk ke dalam tubuhnya sudah pasti memenuhi syarat makanan sehat, juga kaidah cerna - serap - buang. Pola makan tersebut juga berefek pada kesehatan ekosistem siklus bakteri sehingga tak ada lagi jumlah berlebihan pada koloni bakteri yang merugikan (bakteri patogen). Bila semua kondisi di dalam saluran pencernaan sehat, kebersihan terjaga maka reaksi kimia yang terbentuk pun positif sehingga akan menghasilkan zat - zat yang sesuai dengan kondisi tubuh, enzim juga optimal, begitu pula dengan hormon - hormon yang bertanggung jawab terhadap perasaan positif dan kebahagiaan.

Perasaan dan emosi yang muncul tidak terjadi begitu saja, hal tersebut dipengaruhi reaksi kimia yang ada di dalam tubuh yang melibatkan ekosistem bakteri, jenis makanan dan kadar gula dalam darah, serta faktor lingkungan yang lain. Ketika Bunda kesulitan mengatasi tantrum pada anak autis atau anak yang gemar memilih milih makanan saja, pernahkah terpikirkan oleh Bunda bahwa si anak kekurangan hormon kebahagiaan?. Mungkin setelah membaca tulisan ini Bunda akan melakukan evaluasi pola makan anak untuk mengembalikan kesehatan saluran pencernaan si buah hati yang begitu kompleks.

Ekosistem bakteri yang tak seimbang, maksudnya dalam pemahaman sederhana adalah jumlah koloni bakteri probiotik lebih sedikit dibanding bakteri patogen juga mempengaruhi selera makan anak autis atau anak berkebutuhan khusus, di antaranya:
  • Menghadirkan rasa puas atau bahagia setelah makan makanan tertentu.
  • Membantu memproduksi senyawa toksin/racun yang dapat mempengaruhi perasaan.
  • Mengubah reseptor atau penerima rangsangan dalam tubuh termasuk reseptor rasa.
  • Mempengaruhi kadar hormon pencernaan.
  • Mampu mempengaruhi sistem saraf yang menghubungkan antara otak dan saluran pencernaan, sehingga dapat mempengaruhi selera makan.
Ekosistem bakteri juga mempengaruhi sel - sel di sepanjang saluran pencernaan untuk menghasilkan berbagai macam hormon pencernaan. Hormon - hormon yang dihasilkan akan membantu proses pencenaan seperti membantu meningkatkan produksi asam lambung, serta mempengaruhi keinginan untuk makan. Contohnya adalah hormon ghrelin yang diproduksi di lambung, mempunyai julukan sebagai “hormon lapar” karena fungsinya dapat meningkatkan nafsu makan. Sementara hormon kolesistokinin (CCK) dan peptida YY (PYY) justru akan menurunkan nafsu makan.

Perasaan memang tak terlihat oleh mata, tetapi hal itu tercermin dari kondisi saluran pencernaan. Kasus tantrum pada anak autis, anak sering murung, sering marah hingga anak penuh kebahagiaan sangat dipengaruhi kesehatan saluran pencernaan. Sedangkan kondisi saluran pencernaan dipengaruhi oleh pola makan, pola makan dipengaruhi jenis makanan.